Kalkulator Ukuran Bank Baterai 🔋

Cara Menggunakan Kalkulator Ukuran Bank Baterai

Masukkan konsumsi harian, tegangan baterai, hari otonomi (hari tanpa matahari), dan kedalaman pengosongan (DoD). Rumus: Ah yang diperlukan = (Wh harian × hari otonomi) / (tegangan × DoD).

Kedalaman pengosongan secara signifikan mempengaruhi umur baterai. Baterai asam timbal tidak boleh dikosongkan di bawah 50% (DoD = 50%). Baterai LiFePO4 dapat dikosongkan dengan aman hingga 80% DoD.

Hari otonomi adalah buffer Anda untuk hari berawan. Sistem off-grid biasanya menggunakan 2-3 hari. Otonomi lebih banyak berarti bank baterai yang lebih besar tetapi ketahanan yang lebih baik.

FAQ

Apa itu kedalaman pengosongan (DoD) dan mengapa itu penting?

DoD adalah persentase kapasitas baterai yang dapat Anda gunakan dengan aman. Baterai asam timbal tidak boleh melebihi 50% DoD untuk menjaga umur. Baterai LiFePO4 dapat dikosongkan dengan aman hingga 80% DoD, membuatnya lebih efisien per Ah.

Berapa hari otonomi yang harus saya rencanakan?

Sistem off-grid biasanya merencanakan 2-3 hari otonomi (hari tanpa pengisian surya). Di iklim berawan, 3-5 hari direkomendasikan. Otonomi lebih banyak berarti bank baterai yang lebih besar dan lebih mahal.

LiFePO4 vs asam timbal: mana yang lebih baik untuk off-grid?

Baterai LiFePO4 lebih mahal di awal tetapi bertahan 3-5× lebih lama (3.000-5.000 siklus vs 500-1.000 untuk asam timbal), memiliki DoD lebih tinggi (80% vs 50%), dan lebih ringan. Selama 10 tahun, LiFePO4 biasanya lebih hemat biaya.

Bagaimana cara memasang kabel baterai untuk tegangan dan kapasitas yang tepat?

Kabel seri meningkatkan tegangan (dua baterai 12V secara seri = 24V). Kabel paralel meningkatkan kapasitas (dua baterai 100Ah secara paralel = 200Ah). Gabungkan keduanya untuk tegangan dan kapasitas yang lebih tinggi.

Tegangan baterai apa yang harus saya pilih untuk sistem saya?

Sistem 12V cocok untuk beban kecil di bawah 1.000W. Sistem 24V menangani 1.000-3.000W secara efisien. Sistem 48V terbaik untuk rumah yang lebih besar (3.000W+). Tegangan lebih tinggi berarti arus lebih rendah dan kabel lebih tipis.